jangan lupa tinggalakan pesan,,,semoga anda pulang dengan membawa hikmah dan ilmu dari blog yang penuh inspirasi ini :D
hikmah adalah milik orang mukmin yang hilang, dimana saja ia menemukannya, maka dialah yang paling berhak mengambilnya.^^
Tampilkan postingan dengan label mengajar dan belajar. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label mengajar dan belajar. Tampilkan semua postingan

Rabu, 23 Februari 2011

Hey look..!! we are a team :)







setelah sekian lama, mencari-cari waktu yang tepat, akhirnya kamipun menemukan waktu yang pas buat foto bareng tamima..

taraaaa.... ini nih prosesnya ;)

gaya bebas.. ceunah... laluuu
ini serius,,, hhhahah,, liat aja, wajah cowo paling kiri, nggak nyantai banget nggak sii :))
nah.. ini yang cool, pada kayak foto model.. unyu yuaaaaa :)) dan setelah diedit, jadinya... taraaa
waaaaaaaa,,, lagi di venesia, tempat ter-romantis sedunia.. ceunah :)) hehheh

semoga ini menjadi awal kinerja teaching assisten micro macro, yang oke punyaa :))) aaaaamiiiin :)

Tamima



with love <3 :)

Senin, 13 Desember 2010

My First Earning :)


Alhamdulillah, Gaji pertama dah keluar :)
agak kaget, waktu dibilang hari ini gajian, jangan pernah tanya nominalnya :D karena, ya,, lumayanlah, untuk sesuatu yang menjadi hobi.

tapi kayaknya gaji pertama nggak bisa dirusak dulu
gara-gara kekasih tercinta, lelaki tersayang meminta, gaji pertamaku untuk diamankan terlebih dahulu, hanya boleh buat beliau, ya, bolehlah dibagi 3 dengan wanita tercinta yang pertama kali mengisi hidup beliau, hingga akhirnya gadis kecilnya terlahir :)

'berapapun gaji pertama puti, simpan dulu untuk papa.' hhaha, benar-benar masih ingat, saat beliau saaaangat bahagia, mendengarkan saya mendapatkan amanah ini.

beliau minta traktir katanya :D nanti, ketika aku pulang, pulang kembali berbagi tawa dan senyuman padanya, menemani tubuh yang semakin menua dengan semangat yang lebih besar sepertinya dari semangatku :( hahha...

tapi mama nggak mau kalah, 'yaah,, enak aja, masa cuma papa, emangnya mama nggak bantu do'a?' hahhaha ini lebih lucu lagi.. sekarang siapa yang terlihat lebih dewasa diantara kami bertiga ? :D

abangku nggak mau ketinggalan 'ti, tiap puti gajian ntar, transfer ke rekening abang ya, berapa aja deh :)) '

hahhaha.. I love My family..

kebetulan bulan ini dapat gaji 2 kali, 1 gaji dari tugas tetap sebagai asdos, 1 lagi dari ngegantiin dosen. ya.. jadi kalau untuk teman-teman dekat, uang dari ngegantiin dosen lumayan buat makan-makan :D

well...

bagi yang baru gajian, dimanapun anda berada, jangan lupa keluarkan zakatnya :) meskipun gaji anda udah dipotong pajak, kayak saya :'( hahhaha gpp lah.

setelah ini, kayaknya saya akan membuat rekening baru, rencana di Bank syariah, ya.. berusaha naro 'capital' dimana-mana :)) soalnya yang di konvensional sudah ada. (belum ada alasan syar'i untuk ini, ingin itu ingin ini, sekarang baru sebatas 'belum punya' saja)

abis itu, mau buat NPWP sendiri, berhubung kata teman, buat NPWP gratis, nah,, pajaknya baru bayar.
ya, seenggaknya sebagai calon ekonom masa depan, sedikit solutif dan konsistenlah terhadap ilmu, terlepas dari isu gayus dan rombongan, yang sudah marak sedari dulu, tapi hal yang begitu lantas nggak jadi pembelaan atau dalih buat kita nggak bayar pajak dong ya ?

semoga idealisme yang seperti ini akan tetap terjaga, meskipun saya sudah berkeluarga nanti, saat dimana banyak tuntutan dan kepentingan ceunah, tapi itu mah, insyaAllah bisa di handle, kalau udah dibiasakan dari sekarang.

makasih ya Allah, ini yang pertama, semoga ini Halal dan berkah :)

Kamis, 09 Desember 2010

Hari Ini Kita Tetap Praktikum :)


Hampir genap 3 bulan saya mendedikasikan waktu, fikiran dan tenaga saya untuk profesi saya yang satu ini, ya sebagai teaching assisten (atau yang akrab dipanggil asdos) di salah satu mata kuliah terberat di fakultas saya, Fakultas Ekonomi, yaitu mata kuliah mikro dan makro ekonomi. tidak mudah ternyata membagi waktu untuk job yang satu ini, saat hasrat ingin istirahat, tapi ditunda dulu, mengingat hasil praktikum belum dinilai, saat ingin pergi bersenang-senang dengan teman, dari koordinator asisten meminta untuk dikirimkan rekapaitulasi nilai praktikum, saat lagi tidur nyenyak,, ehhh... ada telepon dari praktikan, bertanya tentang cara mengerjakan salah satu soal yang menurut mereka sulit, yang baru saja diberikan oleh dosen mereka pagi tadi, tapi itulah asisten, siap membantu dan menjadi asisten bagi siapa saja yang perlu dibantu mengenai kesulitan dalam materi kuliah ini.

Disamping keruwetan tersebut, cuacapun mengaminkan kondisi kesehatan saya untuk jatuh bangun, Bandung lagi senang mengeluarkan air hujan, hal tersebut membuat saya ngedrop lalu sehat lagi, sehat sebentar, lalu sakit lagi, terus-terusan saja seperti itu selama beberapa bulan ini. lebih parahnya lagi, sakit itu menyerang senjata utama saya dalam mengajar, yaitu tenggorokan, alhasil suara saya yang sudah oke ini, menjadi makin 'oke' hingga akhirnya sulit untuk berbicara di depan kelas, khawatir seusai praktikum saya dimintai tanda tangan atau foto bareng karena disangka Dewi Persik :-| (takdir kadang memang begitu, yasudah terima saja:P)

Pernah 2 kali kondisi menyatakan saya harus bed-rest dan suara hampir hilang total, hal tersebut membuat saya tidak bisa beranjak dari kostan, karena kondisi masih belum stabil dan belum boleh terlalu banyak bicara. Sangat disayangkan lagi, hari itu adalah hari dimana saya harus menemui praktikan saya untuk mengajarkan kepada mereka materi baru di hari tersebut, ya, hari dimana saya seharusnya mengejar praktikum. Mereka sangat bersemangat, maka dari itu, amat disayangkan bila saya melewati perjumpaan dengan mereka di ruang kelas, walaupun setiap selesai mengajar, saya selalu menawarkan kepada mereka untuk pindah ke asisten lain bila mereka kurang sreg dengan cara mengajar saya, tapi Alhamdulillah, jumlah mereka tidak berkurang, justru bertambah :)

well, back to topic, dalam kondisi yang demikian, saya punya 2 opsi sebetulnya, 1) minta digantikan oleh asisten lain, 2) memberi mereka soal Take home (yakni soal yang dikerjakan di rumah masing-masing lalu pada hari tertentu dikumpulkan). saya tidak pernah memilih opsi yang pertama, ada banyak alasan sebenarnya 1) saya sangat menjaga kualitas pelayanan saya terhadap praktikan, dan saya khawatir apa yang saya berikan selama ini kepada mereka tidak bisa diberikan oleh asisten lain. 2) ribet lagi cari pengganti yang bisa menggantikan jadwal saya, mengingat semua asisten pada sibuk. 3) kalau diganti oleh asisten lain, gaji saya bakal di potong dan dikasih buat asisten yang menggantikan :P hahhahha.... sayang kan ? :D (tampaknya kalian mulai berfikir, mana alasan terkuat saya :D ).

Namun, dilain sisi saya sangat beruntung, karena saya memilki 1 blog khusus untuk akademis, saya menamakan blog tersebut "Meja Belajar Puti" (teman-teman bisa mengaksesnya di www.mejabelajarputi.blogspot.com) ya, bagi saya blog tersebut adalah meja belajar kedua setelah memiliki meja belajar yang yang sebenarnya di dunia nyata, di blog tersebutlah saya menulis kembali apa saja yang sudah dijelaskan oleh dosen di ruang kelas, mempublish tugas-tugas yang akan dan harus diselesaikan (kadang ini berdasarkan pesananan dari teman), di blog tu juga saya mempublish soal-soal take-home untuk praktikan saya, berikut pembahasan soal-soal tertentu bila dimintai tolong oleh praktikan ataupun teman-teman saya.

terus terang, saya sangat terbantu dengan sehatnya fungsi internet ini, dengan adanya saluran internet yang bersumber dari modem saya yang rada lemot, saya bisa aktif blogging, dan bisa mengatasi keterbatasan kondisi fisik saya, dalam hal-hal genting seperti praktikum. tapi, jelas beda mengerjakan soal di blog dengan mengerjakan soal langsung di kelas saat praktikum. ketika di kelas, mereka cukup terbantu dengan penjelasan saya terlebih dahulu di awal memulai kelas, sementara di blog mereka langsung mengerjakan tugas yang harus mereka selesaikan, sehingga sangat ditolerir bila mereka menemukan kesulitan dalam pengerjaan, namun saya cukup fair, yaitu setiap ada soal take-home saya selalu memberi mereka poin tambahan sebesar 5 poin pada nilai akhir mereka , jadi, kalau nilai akhir mereka 75, ya nilai mereka menjadi 80, akibat penambahan 5 poin tersebut, hitung-hitung kompensasi atas kurangnya pelayanan yang saya lakukan.

saya juga menerapkan nilai minimal praktikum untuk mereka, yaitu 75, kurang dari 75 maka mereka harus mengerjakan beberapa soal untuk perbaikan nilai mereka, dan untuk soal-soal perbaikan tersebut, mereka bisa langsung melihat di blog saya, dan mereka tinggal ikuti aturan mainnya. juga reakpitulasi nilai akhir mereka nanti, yang insyaAllah akan saya terbitkan 2 minggu lagi, mereka bisa akses langsung dari blog saya, jadi kalau ada yang komplen ya, silahkan saja, bisa lewat shoutbox ataupun lewat sms dan via telepon langsung kepada saya.

jadi, walaupun saya sakit, hari ini kita tetap praktikum, karena saya punya internet sehat, yang membuat kalian bisa mengakses soal-soal praktikum dari blog saya :)

".... i love my blog, i love my praktikan, i love internet sehat yang bikin Hebat :D..."

Senin, 29 November 2010

tx For ur trust :-)


well, mungkin agak sedikit telat, artike kali ini saya tulis masih dalam rangka hari guru, okey.. karena di kampus pengajar dipanggil dengan nama dosen, jadilah akan saya sebut sebagai hari dosen. lantas, apa yang ingin saya tulis? ah,, biasalah curhatan-curhatan bocah, yang mungkin sekurangnya bisa bermanfaat buat anda.

saya Putri, kerap dipanggil pumi, Alhamdulillah, di tahun ini saya diberi kepercayaan sama kampus, untuk menjadi salah satu teaching assisten, atau yang lebih dikenal dengan Asdos, tugasnya apa? biasa, ngebawain tas dosen, beliin minum dosen, :)) hhaha bukan,, bukan itu saudara-saudara, tapi memperjelas kembali materi yang diberikan oleh dosen, kepada mahasiswa, dengan cara dan bahasa yang lebih sederhana ditambah lagi memberikan mereka latihan tugas, tehnikal dengan beberapa sentuhan teori, dan sisanya adalah melayani pertanyaan-pertanyaan mereka seputar pie mikro (saat ini) dan kesulitan dalam pengerjaan soal-soal.

well, ada satu hal yang sebenarnya penting, dan harus diingat oleh seoarang teaching assisten adalah, kami dilarang mengajarkan teaori, kenapa? karena mengingat S1 kamipun belum lulus, dan rata-rata pengajar atau dosen di FE Unpad minimal harus S2. hanya dalam praktiknya, kami agak sedikit bingung, karena kebanyakan mahasiswa bertanya tentang teaori pada kami, karena saat penjelasan di kelas mereka tidak mengerti, jadi,, ketika saya tahu, saya jawab saja semampu saya, sebelum menyerah dengan mengeluarkan statement yang terus terang saya juga tidak suka, yaitu "Baca lagi buku nya..!" gleg.. -_______-"

mengingat hal tersebut, suatu hari, seusai kelas etrik di hari Sabtu pagi yang indah, tepatnya, perkuliahan usai pukul 09.00 sehingga ada 30 menit waktu kosong menuju pukul 09.30 lalu sayapun memilih untuk Wi-Fi-an di lorong C, lalu saya melihat salah seorang dosen saya mengirim pesan melalui wall Fb, yang menanyakan bagaimana saya bisa dihubungi? lalu langsung saja saya berikan nomor hp saya pada dosen tersebut via inbox. dosen tersebut lalu menelepon saya, singkat cerita, beliau minta saya menggantikan beliau mengajar di program de tiga fe unpad, saya agak kaget, lalu beliau bilang lagi, karena berkebetulan asistennya sedang tidak bisa, dan beliau sendiri baru saja selesai proses persalinan anak ke 2, karena saya wanita dan beliau juga wanita, akhirnya saya menyanggupi, meskipun saya belum mikir apa yang akan terjadi nanti di kelas, karena saya harus masuk ke kelas tersebut pukul 10.00 (15 menit lagi, dari saat tersebut.) beliaupun memberitahu materinya apa yaitu, pada saat itu tentang teori produksi, dan beliaupun paham, karena h-20 menit, jadinya saya disuruh masuk kelas dan menyampaikan tugas kepada mahasiswa, serta menunggui mereka sampai selesai.

sayapun segera bergegas ke SBA d3, mengikuti instruksi dari bu dosen untuk mengambil kertas folio dan daftar absen, lalu saya masuk kelas, dan mulai memperkenalkan diri.

"Assalamu'alaikum." kata saya membuka kelas seperti kelas praktikum biasanya.
dengan mendapat tatapan aneh yang bertanya "bocah darimane nih?" (karena berhubung badan saya yang mungil) sayapun memperkenalkan diri saya, dan apa keperluan saya disini. akhirnya mereka mengerti, dan sayapun mulai memberi tahu tugas yang harus mereka kerjakan.

kali ini, saya mereka panggil "ibu" walaupun saya sudah bilang, saya angkatan 2008, dan saya sedang memnempuh pendidikan S1 dan belum kelar, tapi tetap saja mereka panggil saya "ibu" hmmm... baiklah nak kalau begitu.

kelas mulai berisik, saat tau tugas yang harus mereka kerjakan cukup banyak, ditambah lagi cowonya yang gede-gede, dan cewenya yang,, sangat peduli dengan penampilan dan kecantikan :-)

well. saya dituntut untuk mengendalikan kondisi kelas saat itu, meskipun dalam hati sempat nyeletuk (hm, s1 better lah, dalam hal kekondusifan di kelas, dan kesopanan) tapi... sudah tugas saya untuk bisa menghandle. kurang lebih gambarannya seperti ini.
"aa... banyak banget buuuu...!"
"kita nggak ngerti buuuuuuuuuuuuuuu..!"
"saya nggak punya bukunya bu..!"
"kita belum diajarin materi ini bu...!"
"bahas bareng-bareng aja deh, buu....!"
"ibu cantikk deh buu.....!!!!" (ups.. yang terakhir, semua orang juga udah tau kok :P )
hhahhaa, kurang lebih seperti itu.

akhirnya saya tawarkan opsi ke mereka.
1) mau saya jelaskan terlebih dahulu, namun jumlah soal yang dikerjakan berkurang ?
2) tanpa penjelasan, tapi jumlah soal yang dikerjakan semuanya.
namun, apa yang terjadi saudara-saudara, mereka membuat opsi sendiri, yaitu
"tidak usah dijelaskan dan jumlahnya dikurangi."
hmmmm..
akhirnya langsung saja saya bilang, "okey,, kalian kerjakan semuanya..! tentu sambil tersenyum.

merekapun mulai mengerjakan, dan kelas hening, mereka melirik saya, dengan raut yang mencoba membuat saya paham, kalau itu susah bagi mereka.

well, setelah membaca isyarat tersebut, sayapun menghampiri mereka, ternyata benar, soal nomor 1 pun belum ada yang bisa menjawab.

akhirnya, sayapun harus menjelaskan dari awal (maaf ya pak, bu :-) ) saya menejelaskan beberapa teori produksi yang saya pahami, berikut kurva-kurvanya, dan Alhamdulillah, setelah saya jelaskan, mereka mengerti.

merekapun mulai mengerjakan soal, semua soal mereka kerjakan, yang kesulitan menghampiri saya ke depan, ya, mereka mulai bersahabat dengan saya.

hingga akhirnya, waktu pengumpulan tiba.
"yuuk, kumpulkan jawabannya." kata saya.

dengan tertib mereka ke depan mengumpulkan, dan mengucapkan terimakasih dan pamit pulang.

well, kalau orang punya cinta pertama, maka saya juga punya cinta pertama, cinta pertama mengantikan seorang dosen, ya, saya jatuh cinta dengan profesi ini, dan ini pengalaman pertama.
mengingat tidak sembarang orang yang dipercaya untuk berdiri di depan kelas.

saya selalu cerita hal-hal baru pada mama dan papa saya, termasuk moment menarik pada hari tersebut. beliau sangat senang, mengingat papa saya juga sekarang memilih mengajar kembali di kampus, jadilah beliau menjelaskan beberapa etika pengajar dan mama saya memanas-manasi si papa, dengan membandingkan dengan saya :-D hahhahha..

setelah itu, saya langsung lapor ke bu dosen, bahwa, misi yang beliau beri hari ini lancar.

dan Alhamdulillah, barusan saya dapat sms dari beliau, untuk menggantikan kembali beliau di kelas, minggu ini, dan barusan beliau mengirimkan bahannya yang harus saya ajarkan, gleg.. ini pyur teori, saya menjelaskan teori di kelas? hmm.. Bismillah, semoga saya bisa dan pantas.

tx for ur trust miss :-) n,, selamat Hari Guru untuk semua orang yang layak dan pantas disebut guru, dibelahan bumi manapun kalian berada :D

Kamis, 30 September 2010

dengan hati, saya coba menjelaskan logika :-)

"....Saat hati menjelaskan logika, bahasanya lebih terang
bahasannyapun lebih mudah dimengerti
saat logika mencoba menjelaskan hati.
kok jadinya semrawuut dan acak kadut ya ??.."

minggu ini saya mulai menjalankan aktivitas rutin saya sebagai Teaching assisten Mikro dan Makroekonomi. saya kebagian mengajar 2 kelas praktikum, dan praktikum pertama berlangsung pada hari selasa lalu, tepatnya pukul 14.30 WIB

dengan agak deg-deg-an, dan percaya diri yang dipaksakan, sayapun memasuki kelas praktikum, mempersiapkan bahan dan alat ajar saya. Satu persatu mahasiswa praktikan saya memasuki kelas dan tersenyum pada saya, ada juga yang mencoba bercanda dengan saya, ya,, berusaha mencairkan suasana dan menjalin keakraban dengan asisten baru mereka.

oh my god.. praktikan saya pada waktu itu kebetulan lelaki semua, agak sedikit 'tengil' dan 'bawel' juga jumlah mereka hanya 5 orang yang membuat kelas tampak lengang sore itu. ya, saya teringat kata-kata dosen saya, tentang sejumlah etika seorang asdos pada praktikannya.. well, saya pun tetap cool, dan mencoba mengembalikan suasana praktikum di kelas.

pertama-tama saya mulai memperkenalkan diri saya, menyebutkan beberapa aturan, lalu membuka praktikum dengan berdoa terlebih dahulu, sesuatu yang ingin mulai saya budayakan.

setelah itu saya mulai menjelaskan materi kepada mereka, dengan metode 2 arah, menjelaskan lalu bertanya pada mereka, sekaligus melatih ingatan mereka dan mengenal nama mereka. ya,, untuk awal, saya sangat suka menjelaskan landasan filosofisnya, supaya terbentuk pemahaman akan materi yang saya ajarkan yang kata sebagian orang "pelajaran yang susah"

saya kebetulan dapat kelas jurusan manajemen, setelah menjelaskan, sayapun mulai membagikan modul, sekalian bertanya kepada mereka, mereka angkatan berapa?
"angkatan 2009 teh, semuanya"
"oo..kalian kenapa ngulang? dapat apa emang nilai PIE mikronya?" kata saya
lalu satu persatupun menyebutkan.
dapet T ........ teh.. gara-gara nggak ngerjain tugas, dosennya pak *****
B- ............. teh.. gara-gara tugas juga... dosennya sama teh.. *****
E............ teh.. gara-gara nggak ikut UAS.. hehhe.. (Astagfirullah..)
E ..........juga teh.. hehhe
saya mending sih teh..
"dapat apa kamu?" tanya saya
D teh :D

haha, saya hanya tersenyum kecil mendengar jawaban mereka, senyum empati lebih tepatnya :-)

"yaudah, sekarang kerjakan soalnya, dan kalau nggak ngerti tanya saya."
"seep teh."

insyaAllah kalau masalah nilai, saya nggak terlalu strike,, walaupun jawaban kalian nggak textbook, tapi saya ngerti maksud kalian apa, dan sama, ya.. saya akan hargai itu.

lalu nyeletuklah satu diantara mereka "teteh kenapa nggak jadi dosen aja teh? hahha.. nilainya baik :D."

"lulus juga belum, bekal ilmu juga masih kurang." jawabku singkat

"teteh jangan pelit-pelit ya, ngasih nilai nya, barangsiapa yang mempermudah orang lain, nanti jalannya dipermudah juga loh teh..dipermudah jodohnya..dipermudah rezekinya."

"betul teh." sahut yang lain.

"aamiin." kataku dalama hati, walaupun dengan wajah tetap datar memperhatikan mereka.

"iya, tapi Allah juga gak mau dong ya, nolong orang yang nggak mau usaha, so... kerjakan soal dihadapan kalian dengan baik dan benar." kataku dengan tersenyum kecil dan melirik ke arah mereka.
merekapun tersenyum, dan kembali fokus ke tugas mereka masing-masing.

ya, disini saya belajar menjelaskan logika,yang menurut mereka sulit, dengan hati saya, saya mencoba memahami mereka, mencoba mencari kalimat sesederhana mungkin agar mereka mengerti, dan mencoba menjalin hubungan baik dengan mereka.

saya menyebutnya, dengan hati, menjelaskan dengan hati, meskipun sebagian orang yang menjunjung tinggi kata profesionalitas, berdalih, yang penting profesional :-|

well, saya sepakat dengan kita harus profesional namun dibarengi dengan sensitivitas kita terhadap apa yang mereka butuhkan.

barusan saya mengoreksi nilai mereka, great..!! minimal 80, ya saya bermain dalam komposisi nilai,bagian yang jawaban yang paling banyak salah, saya beri bobot sedang menuju kecil, so.. dengan tidak mengurangi profesionalitas saya :-) namun tujuannya dapat.