
dalam temaram malam
masih sempat ku katakan
ya,
aku memilih bertahan,
berjuang untuk segalanya
membenahi lagi segalanya.
aku hanya menunggu kesempatan itu
darimu.
namun saat kau bilang tidak
terpaksa aku harus mundur
karena yang kusayangi
tak lagi menerima kehadiranku di sisinya
saat kau bilang tidak
terpaksa aku harus mundur
karena yang kusayangi tak lagi menginginkan ku kembali
kembali ke pelukannya
atau sekedar duduk di sampingnya
menjadi penguat jiwa yang terkadang rapuh.
saat nanti kau bilang tidak
apa boleh buat
aku harus mundur
dan menyiapkan hati untuk melihatmu dengan siapa saja
untuk dapat menahan tangis, dan tetap tersenyum
melihatmu bahagia.
dalam temaram malam, masih sempat ku katakan
aku bertahan, untuk ini semua.
0 komentar:
Poskan Komentar