jangan lupa tinggalakan pesan,,,semoga anda pulang dengan membawa hikmah dan ilmu dari blog yang penuh inspirasi ini :D
hikmah adalah milik orang mukmin yang hilang, dimana saja ia menemukannya, maka dialah yang paling berhak mengambilnya.^^

Rabu, 11 Mei 2011

meet my mom :)

tampak ada rasa was-was dalam dirinya, saat harus mendengar mama akan berkunjung ke Bandung, iya, dudut sangat was-was saat itu, apalagi fikirannya bercabang antara persiapan kolokium dan menjamu mama yang berkunjung ke Bandung.

"kapan ibu kesini?" kata dudut datar
"insyaAllah besok, kalau nggak siang sore." kataku sambil nyengir.
"yaudah, besok kabarin saya aja."

eng... ing.. eng.. mamapun tiba di Bandung, setumpuk rindu terukir menjadi senyum kegembiraan menyambut kedatangannya, sambil menenteng koper, kamipun bercerita panjang lebar, well, pertama kali yang mama komentari adalah Kontrakan saya. intinya, mama tidak suka dengan kontrakan baru saya :) padahal, sangat nyaman, meskipun kecil. :P

aku sengaja tidak mengabari dudut, saat mama sudah sampai di Bandung, lagi ingin bermesraan dengan mama berdua saja tanpa orang lain, lalu tiba-tiba sidudut sms lagi.
"ibu sudah sampai, ndut?"
"sudah." jawab saya datar, lalu dudutpun membalas
"Alhamdulillah, udah dapat izin buat kolokium hari senin."
sejuta rasa syukur saya saat itu tidak mampu saya tutupi, bibir ini sumringah, saat membaca sms dari dudut, ups.. mama menangkap saya sedang senyam-senyum melihat layar Hp, lalu mama bertanya, dan saya nggak bisa boong, langsung aja saya ceritakan ke mama, kabar bahagia itu.
Mama turut senang mendengarnya, dan menyuruh saya untuk mengajak dudut jalan malam ini, ya akupun meng-sms dudut.

awalnya kami bingung, mau ngajak mama kemana, yang pas buat orang tua, karena kalau bagi kami, kemana aja oke, wkkwkwkkw... namanya juga lagi menikmati cinta :P

akhirnya dudut mengusulkan untuk pergi ke Ciwalk, okey.. mama setuju aja, dan kamipun menunggu dijemput dudut jam 5 sore.

"tok...tok..tok, Assalamu'alaikum." suara siapa lagi kalau bukan sidudut jelek, akupun langsung berlari ke bawah, dan membukakan pintu buat dudut, dan beneran saya tidak bohong, muka dudut tampak sangat tegang, maklum, sebelumnya dudut dan mama belum pernah komunikasi via telepon.

"ibu, mana?" tanya dudut dengan muka tegang.
"ada di atas." jawabku sambil nyengir :D sumpah, aku pingin ketawa ngeliat wajah dudut saat itu.
hmm, hari ini dudut beda sekali, tampah lebih rapi, rambut di sisir :P dan nggak pakai sendal jepit :))) biasanya kalau jalan sama aku, nyangtai banget :P

well, akhirnya mama turun dan dudutpun berkenalan dengan mama :D ini bagian yang saya suka.
dudut memperkenalkan namanya, dan menjabat tangan mama :D mencoba membuat dan memulai percakapan kecil, hingga akhirnya, mama kembali mengomel tentang kontrakanku.
bahkan setelah kami sampai di atas angkot, mama masih mengomel, tapi amat disayangkan, dudut memihak mama :( saya tidak dibela sama sekali, padahal dudut juga suka kontrakanku, apalagi lantai atas yang sepoy-sepoy, dasar dudut jelek.

kamipu memilih untuk makan sore itu, di Gokkana Teppan, dan berbincang banyak hal tentang masa kini, masa depan, dan sedikit masa lalu. tentang hal yang jauh lebih serius, sungguh, saya merasakan malam itu malam terserius, dalam bagian kisah saya dan dudut :)

ya, saya selalu berdo'a, semoga kisah saya dan dudut diaminkan oleh penulis alur kisah ini.
jelas dijalani dengan kejujuran, keterpukaan, kepercayaan dudut, akan cinta saya kepada dudut, saya mensupport sejauh dan semampu apa yang bisa saya support tehadap dudut.

pesan mama malam itu buat dudut, "segera temui papa Putri dan pertemukan Putri dengan orangtua taufan."

:D, pesan aku buat dudut, "cepat tuntaskan sidang skripsinya ya sayang :)"

0 komentar:

:a: :b: :c: :d: :e: :f: :g: :h: :i: :j: :k: :l: :m: :n:

Poskan Komentar